by

Tips Persiapan Wawancara Perilaku yang anda ketahui

-Tips-157 views

Teori di balik wawancara perilaku adalah bahwa kinerja masa lalu Anda adalah indikator terbaik kinerja masa depan Anda.Persiapan wawancara perilaku penting jika Anda ingin dipekerjakan. Ini juga bisa lebih sulit daripada mempersiapkan wawancara tradisional. Inti dari wawancara perilaku terdiri dari pertanyaan tentang fakta spesifik, bukan deskripsi umum atau situasi teoretis.

Memilih Contoh

Langkah pertama dalam mempersiapkan wawancara perilaku Anda adalah meneliti perusahaan dan posisi yang Anda lamar. Penelitian yang cermat akan memberi Anda gagasan yang cukup akurat tentang karakteristik apa yang akan dianggap sebagai aset untuk suatu posisi. Ada juga karakteristik umum yang biasanya dicari secara menyeluruh, seperti kemauan untuk belajar, antusiasme, kemampuan untuk bergaul dengan baik dengan orang lain, dan keterampilan resolusi konflik. Setelah Anda memiliki daftar keterampilan penting dan ciri-ciri pribadi, pikirkan sebuah episode di masa lalu yang menunjukkan bahwa Anda memiliki kemampuan tertentu. Pastikan Anda mengingat peristiwa dengan benar. Atur narasi Anda dengan baik sehingga Anda tidak tampak bertentangan atau tidak yakin dengan apa yang terjadi. Ingatlah bahwa contoh yang Anda pilih tidak hanya menggambarkan kualitas Anda, tetapi juga harus memiliki hasil yang positif. Jangan menceritakan sebuah kisah tentang bagaimana Anda menggunakan kebijaksanaan, kecerdikan, dan pengetahuan tetapi tidak berhasil. Jujur. Cerita Anda pada akhirnya dapat diverifikasi, dan Anda tidak boleh memberitahukannya jika Anda mengetahui bahwa versi Anda tidak akan didukung oleh perusahaan Anda sebelumnya.

Ceritakan Tentang Anda Secara Efektif

Berlatihlah menceritakan kisah Anda sehingga mengalir dengan lancar tanpa terdengar terlalu terlatih. Pastikan urutan kejadiannya jelas dan narasi Anda melakukan tugasnya secara efektif menyoroti kualitas dan pengalaman yang diinginkan yang akan Anda bawa ke posisi yang Anda inginkan. Cara terbaik untuk mengatur contoh Anda adalah memulai dengan deskripsi singkat namun jelas tentang situasinya, dan sifat masalah yang harus Anda tangani. Kemudian lanjutkan dengan mendeskripsikan tindakan yang Anda lakukan untuk mencapai resolusi optimal, dan akhiri dengan hasil tindakan Anda. Tetap fokus pada narasi Anda dan hindari bertele-tele. Bersiaplah untuk memberikan informasi latar belakang jika diminta.

Bersiaplah untuk Tantangan

Setelah cerita Anda ditetapkan dan diatur, bersiaplah untuk pewawancara mengganggu dan menantang aliran narasi Anda. Setiap saat, Anda mungkin terganggu dan diminta untuk memberikan detail lebih lanjut atau informasi tambahan. Pewawancara Anda mungkin menghentikan Anda untuk bertanya tentang alasan tindakan Anda, apakah Anda mempertimbangkan alternatif, atau lebih detail tentang bagian tertentu dari cerita Anda. Bersiaplah untuk menjawab pertanyaan seperti itu sebelumnya. Tantangan juga bisa menjadi lebih agresif, dengan pewawancara menggunakan nada agresif dan bahasa yang sarat untuk mempertanyakan penilaian Anda. Anda perlu ingat bahwa pewawancara sedang menguji Anda di sini dan ingin melihat bagaimana Anda menanggapinya. Tetap tenang dan terus berikan jawaban yang lengkap dan informatif. Beberapa pewawancara juga mengajukan pertanyaan dengan cara yang seolah mengundang Anda untuk memberikan penilaian negatif tentang atasan, rekan kerja atau pelanggan. Misalnya, mereka mungkin meminta Anda memberi tahu siapa yang menurut Anda paling bersalah dalam situasi bermasalah. Jangan ambil umpan itu.

Persiapan wawancara perilaku penting untuk kesuksesan Anda. Tidak seperti wawancara tradisional, sangat sedikit yang dapat dipalsukan atau dibuat-buat dengan cepat. Hindari mengosongkan pertanyaan atau menjadi bingung dengan mempersiapkan sebelumnya untuk memilih contoh terbaik untuk menonjolkan kemampuan Anda. Pengaturan yang tepat juga merupakan kunci untuk menyajikan contoh Anda secara efektif. Dengan persiapan yang ekstensif, Anda akan dapat membuat pewawancara Anda terkesan dengan tetap fokus dan positif selama wawancara.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *